Menanti Aksi Nyata PUPR Kota Bogor Sebelum Jalur Khusus Batutulis Kembali Menjadi Jalur Bencana

Bogor, Vibeindonesia.id – Belum genap satu tahun sejak diresmikan, jalur khusus sepeda motor di kawasan Batutulis, Bogor Selatan, kini kondisinya memprihatinkan.

Infrastruktur yang semula menjadi solusi mobilitas warga tersebut mulai menunjukkan kerusakan serius berupa retakan signifikan yang membelah permukaan jalan.

Bacaan Lainnya

​Berdasarkan pantauan di lokasi sepanjang Jalan Saleh Danasasmita, retakan memanjang terlihat jelas pada aspal jalur roda dua tersebut.

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar, mengingat Kota Bogor sedang menghadapi intensitas hujan tinggi yang berisiko memperparah pergeseran tanah di area bekas longsor tersebut.

​Handy M, warga Kelurahan Pamoyanan yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengungkapkan bahwa retakan ini merupakan “bom waktu” bagi para pengendara.

​”Kondisinya sangat membahayakan, apalagi kalau malam hari atau saat hujan lebat. Pandangan terbatas, dan roda motor bisa selip di retakan itu. Kami mendesak Dinas PUPR Kota Bogor segera turun tangan sebelum ada korban jiwa,” tegas Handy, Jumat (30/1/2026).

​Senada dengan Handy, masyarakat setempat berharap Pemerintah Kota Bogor tidak hanya memberikan solusi jangka pendek berupa penambalan aspal.

Mengingat jalur ini dibangun di atas area yang memiliki riwayat longsor, warga menuntut adanya pengecekan stabilitas struktur tanah secara menyeluruh.

​Sebagai informasi, jalur motor sepanjang 250 meter ini resmi dibuka kembali pada 26 Agustus 2025.

Jalur dua arah dengan lebar 2,5 meter tersebut dibangun sebagai solusi cepat untuk mengatasi dampak longsor yang sebelumnya melumpuhkan akses warga di wilayah Batutulis.

Namun, dengan munculnya kerusakan dalam waktu singkat, integritas teknis jalur sementara ini kini dipertanyakan.(DN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *