Bogor, Vibeindonesia.id – Masjid Jami Al-Ukhuwwah di Perumahan Vila Bogor Indah 5, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, kembali menggelar serangkaian program sosial dan keagamaan pada pertengahan bulan suci Ramadan 1446 H.
Pada Sabtu, 15 Maret 2025, program yang dilaksanakan meliputi Tabligh Akbar memperingati Nuzulul Qur’an, berbagi santunan ratusan paket sembako, hingga buka bersama dengan dhu’afa, yang disambut antusias oleh warga sekitar.
Tabligh Akbar kali ini menghadirkan penceramah KH Didin Badrudin, yang memberikan ceramah tentang keutamaan dan isi dari Nuzulul Qur’an.
Dalam ceramahnya, KH Didin Badrudin mengingatkan pentingnya memahami esensi dari Nuzulul Qur’an, yaitu peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
Ia juga menekankan bahwa momen ini bukan hanya sebagai pengingat sejarah, tetapi juga sebagai sarana untuk memperdalam makna dan hikmah Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Di bulan yang penuh berkah ini, kita diingatkan kembali bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang harus terus kita dalami dan amalkan. Nuzulul Qur’an adalah momentum untuk meningkatkan pemahaman kita tentang kitab suci ini,” ujar KH Didin dalam ceramahnya, Sabtu (15/3).
Selain Tabligh Akbar, acara tersebut juga diwarnai dengan pembagian santunan untuk dhu’afa di sekitar wilayah tersebut. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Masjid Jami Al-Ukhuwwah dalam meringankan beban sesama di bulan penuh berkah ini.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ukhuwwah, H. Lukman, menyampaikan beberapa program unggulan yang telah diagendakan selama bulan Ramadan.
Salah satunya adalah program Pejuang Subuh, yang bertujuan untuk mengajak jamaah agar lebih disiplin dalam menjalankan ibadah subuh berjamaah. Selain itu, juga dilaksanakan penutupan Pesantren Ramadan yang melibatkan anak-anak usia SD hingga SMP.
Program ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti kajian, mengaji, dan hafalan Al-Qur’an, yang bertujuan untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap agama dan Al-Qur’an sejak dini.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Melalui berbagai program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan generasi muda dalam memperkuat iman dan ketakwaan,” kata H. Lukman.
Acara ini ditutup dengan buka bersama yang dihadiri oleh jamaah masjid, warga sekitar, serta para dhu’afa yang turut merasakan kebersamaan dan kebahagiaan di bulan suci ini.
Program yang digelar oleh Masjid Jami Al-Ukhuwwah ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran keagamaan dan sosial di masyarakat.
Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan semangat Ramadan dapat terus dirasakan sepanjang tahun, serta memberikan keberkahan bagi seluruh umat Islam di Kabupaten Bogor.
Seperti kita ketahui, bahwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa turunnya Al-Qur’an untuk pertama kalinya kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 17 Ramadan 610 Masehi, saat Nabi Muhammad SAW sedang berada di Gua Hira, Jabal Nur, yang jaraknya kurang lebih 6 km dari Mekkah ¹.
Pada saat itu, Malaikat Jibril menemui Nabi Muhammad SAW dan menyampaikan wahyu Allah SWT. Ayat Al-Qur’an yang pertama kali turun adalah Q.S. Al-Alaq ayat 1-5. Peristiwa Nuzulul Qur’an ini merupakan momentum penting bagi umat Islam, karena menandai dimulainya proses penurunan Al-Qur’an yang akan berlangsung selama 22 tahun 2 bulan 22 hari.
Beberapa hikmah Nuzulul Qur’an yang dapat dipetik antara lain:
– _Ketentraman Hati_: Nuzulul Qur’an dapat menenangkan hati dan memberikan ketentraman kepada orang yang membacanya.
– _Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup_: Al-Qur’an diturunkan untuk menjadi pedoman hidup umat Islam, yang berisi ayat-ayat tentang keesaan Allah SWT dan landasan dalam menjalankan kehidupan.
– _Keberkahan_: Nuzulul Qur’an identik dengan Malam Lailatul Qadr, di mana amalan yang dikerjakan akan sebanding dengan seribu bulan.(DN)















