BOGOR, VibeIndonesia.id – Siapa mengira pasangan calon bupati dan wakil bupati Bogor nomor urut 2, Haji Bayu Sahjohan – Kang Musa bisa mengalahkan pamor mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) yang dikenal jawara politik di Bumi Tegar Beriman.
Bukan omon – omon Bayu dan Kang Mus membuktikan perlawanan pengaruh politik RY yang selama ini menjadi juru kampanye (Jurkam) paslon nomor urut 1, Rudy Susmanto – Jaro Ade dengan hasil penghitungan suara di TPS 13 yang notabene tempat pencoblosan politisi PPP di Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga.
Dari pantauan di lokasi, hasil suara yang diraih paslon nomor urur 1, Rudy Susmanto – Jaro Ade mendapatkan suara sebanyak 169, sedangkan paslon nomor urut 2, Bayu – Kang Mus mendapatkan suara sebanyak 168. Artinya, paslon nomor urut 2 hanya kalah satu suara dari paslon nomor urut 1.
Kekuatan politik paslon nomor urut 2 juga di buktikan di TPS 17 Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, dimana mantan bupati Bogor Ade Yasin melakukan pencoblosan. Di TPS itu, Pasangan Bayu – Kang Mus juga hanya kalah tipis dari paslon nomor urut 1, Rudy Susmanto – Jaro Ade.
Perolehan suara paslon nomor urut 1, Rudy Susmanto – Jaro Ade mendapatkan suara sebanyak 152, sedangkan paslon nomor urut 2, Bayu – Kang Mus mendapatkan suara sebanyak 139, artinya pasangan Batu – Kang Mus hanya kalah 13 suara saja.
Seperti ramai diberitakan, dua mantan Bupati Bogor kakak beradik Rachmay Yasin dan Ade Yasin kerap dijumpai ikut beberapa kali kegiatan kampanye politik bersama Rudy Susmanto.
Loyalis dan militansi RY dan Ade Yasin hakul yakin kalau di halaman rumeh kedua mantan bupati Bogor itu, bakal menyumbangkan suara telak kepada Rudy Susmanto, namun kenyataan berbanding terbalik, pil pahit yang mereka terima.[SL]















